Ayo bersedekah..!!!

AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN

AMALAN - AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN BUKA MATA. Berikut adalah amalan di bulan suci ramadhan yg dianjurkan.


1. Mendirikan shalat lima waktu
Karena Shalat adalah rukun Islam kedua, siapa yg berpuasa tetapi tdk shalat maka puasanya tdk akan memberi manfaat sedikitpun kepadanya.
 
عَنْ جَابِر بْن عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنهما يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ ».

Artinya: “Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jarak antara seseorang dgn kesyirikan & kekafiran adalah meninggalkan shalat”. (HR. Muslim)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ ».

Artinya: “Abdullah bin Buraidah meriwayatkan dari bapaknya radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perjanjian yg ada antar kami dgn mereka (orang kafir) adalah perihal shalat, maka siapa yg meninggalkannya sungguh dia telah kafir”. (HR. Tirmidzi & dishahihkan di dlm kitab Shahih Al Jami’)
& khusus untuk lelaki muslim yg baligh & berkal serta mampu maka diwajibkan untuk mengerjakan shalat lima waktu berjama’ah di masjid, sebagaimana pendapat yg paling kuat dari para ulama.

2. Berpuasa karena iman & mengharap pahala dari Allah Ta’ala.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ » .

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yg berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman & mengharap pahala maka diampuni dosa-dosa yg telah lalu”. (HR. Bukhari & Muslim)

3. Shalat Tarawih karena iman & mengharap pahala dari Allah Ta’ala, sangat dianjurkan mengerjakannya secara berjama’ah dgn imam sampai selesai.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ » .

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yg beribadah pada malam hari bulan Ramadhan karena iman & mengharap pahala maka diampuni dosa-dosa yg telah lalu”. (HR. Bukhari & Muslim)

عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عن قيام رَمَضَانَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ ».

Artinya: “Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya seseorang jika shalat bersama imam sampai dia selesai maka dihitung baginya pahala shalat sepanjang malam”. (HR. Abu Daud & dishahihkan di dlm kitab Shahih Al Jami’)

4. Bershadaqah, memberi makan & membukakan puasa.

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِىِّ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا ».

Artinya: “Zaid bin Khalid Al Juhani radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Barangsiapa yg membukakan seorang yg berpuasa, maka baginya pahala orang berpuasa tadi, tanpa mengurangi pahala orang yg berpuasa itu sedikitpun”. (HR. Tirmidzi & dishahihkan di dlm kitab Shahih Al Jami’)

5. Bersungguh-sungguh dlm membaca Al Quran yaitu dgn memperbanyak jumlah bacaan & lebih memahaminya.

عنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ مِنْ أَجْوَدِ النَّاسِ وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ يُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ أَجْوَدَ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ.

Artinya: “Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah manusia yg paling dermawan, & lebih dermawan lagi ketika beliau berada di dlm bulan Ramadhan, ketika Jibril mendatangi beliau, Jibril menemui beliau setiap malam, mengajarkan kpd beliau Al Quran, adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika ditemui oleh Jibril lebih pemurah daripada angin yg mengalir. (HR. Ahmad & dishahihkan oleh Al Albani)

6. Mengerjakan umrah di bulan Ramadhan.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ – رضى الله عنهما – قَالَ لَمَّا رَجَعَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – مِنْ حَجَّتِهِ قَالَ لأُمِّ سِنَانٍ الأَنْصَارِيَّةِ رضي الله عنها: « فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى » .
Artinya: “Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma bercerita, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pulang dari hajinya, beliau berkata kpd Ummu Sinan Al Anshariyyah: “Sesungguhnya berumrah dibulan Ramadhan mengganti (/senilai) haji bersamaku”. (HR. Bukhari & Muslim)

7. I’tikaf di Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضى الله عنهما أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَعْتَكِفُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ.

Artinya: “Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma bercerita, bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam beri’tikaf pada sepuluh hari dari bulan Ramadhan”. (HR. Bukhari & Muslim)

8. Memperbanyak doa, dzikir & istighfar terutama ketika waktu-waktu yg mustajab.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

Artinya: “Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tiga doa yg tdk ditolak; doa orangtua, doa seorang yg berpuasa & doa seorang musafir”. (HR. Al Baihaqi & dishahihkan di dlm kitab Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah)

عن ابْنَ عُمَرَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَفْطَرَ قَالَ « ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ».

Artinya: “Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika berbuka mengucapkan: “Dzahaba Azh Zhama’ Wa Ibtallat Al ‘Uruq Wa Tsabat Al Ajru InsyaAllah (telah berlalu dahaga, telah terisi usus-usus & telah tetap pahala dgn kehendak Allah)”. (HR. Abu Daud & dishahihkan di dlm kitab Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah)

AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Buka Mata

0 comments:

U Comment I Follow

Poskan Komentar