Www.buka-mata.blogspot.co.id adalah blog tentang tips/ cara, beternak/ budidaya dan pendidikan

Ramuan Pemikat Walet

Ramuan pemikat walet-Buka Mata. Ramuan pemikat walet menggunakan sarang walet & rumput laut sebagai bahan baku ramuan ini. Sekitar 100 g sarang dicuci bersih sebanyak 3 kali selanjutnya sarang itu direndam air semalam.

Selanjutnya siapkan 50 gr rumput laut yg juga direndam hingga lembut. kedua bahan kemudian dihancurkan hingga lumat dengan blender. Campuran itu ditambahkan air bersih sebanyak 5 liter.

Diamkan campuran tsb selama kira-kira sebulan, hasil terbaik bila didpt air rendaman menjadi keruh & berwarna kekuningan. Bau amisnya tercium lembut. Air rendaman itu kemudian disaring utk membuang ampas sarang & rumput laut, yg dipakai hanya air rendaman saja.

Cairan pemikat walet itu harus segera dioleskan pada lagur/sirip, karena bila didiamkan terlalu lama & lebih dari 2 minggu, bau amisnya berubah, tdk tercium segar. Ini dpt terjadi pula bila perendaman dilakukan sampai 2 bulan. Bila cairan itu dipaksa utk digunakan, walet tdk akan terpikat.

Shg perlu takaran yg pas agar ramuan pemikat burung walet tdk terbuang percuma. Dari pengalaman cairan pemikat sebanyak 5 liter cukup utk dioleskan pada rumah walet berukuran 10 m x 20 m.

Pemakaian sarang utuh utk bahan campuran memang mahal. Maka gunakanlah sarang remukan yg harganya Rp.1 juta - Rp.1,5 juta/kg. Rumput laut dpt dibeli di pasar tradisional. Harganya cukup murah sekitar Rp. 60.000 - Rp. 80.000/kg.
Special Thanks to :
1. Allah SWT
2. Pengunjung
3. Pengiklan
Anda sedang membaca artikel tentang Ramuan Pemikat Walet dan anda bisa menemukan artikel Ramuan Pemikat Walet ini dengan url http://buka-mata.blogspot.com/2012/06/ramuan-pemikat-walet.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Ramuan Pemikat Walet ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Ramuan Pemikat Walet sebagai sumbernya.
The item being reviewed 4 5 24

ARTIKEL TERKAIT:

Ramuan Pemikat Walet Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Buka Mata

0 comments:

Posting Komentar