Www.buka-mata.blogspot.co.id adalah blog tentang tips/ cara, beternak/ budidaya dan pendidikan

Aktiva Tetap

Aktiva Tetap - Buka Mata. Akun Aktiva Tetap kalau di akuntansi merupakan bagian dari Aktiva jika dilihat di laporan neraca. Ada beberapa hal yang diperlu diperhatikan dalam AKTIVA TETAP misalnya cara perolehannya atau yang lainnya yang berhubngan dengan aktiva tetap.

Aktiva Tetap

PEROLEHAN AKTIVA TETAP
A. Pembelian
a.Pembelian Secara Tunai
  • Cost (harga perolehan) = harga faktur + biaya yg berkaitan dgn perolehan aktiva tetap sampai siap digunakan
b.Pembelian secara angsuran
  • Cost (harga perolehan)= harga Bila dibeli tunai
  • Perbedaan antara harga tunai dgn jumlah yg dibayarkan diakui sebagai biaya bunga.
Example :
Dibeli mesin 1/1 ‘92 dgn harga tunai Rp 10.000.000,- Uang muka Rp 4.000.000,- sisanya diangsur 3 kali dgn bunga 15%. Jurnal yang dibuat sbb:
1/1 ‘92  Mesin       10.000.000       1/1 ‘93 Hutang         2.000.000
                 Kas        4.000.000                 Bi. bunga        900.000
                 Hutang   6.000.000                      Kas                 2.900.000

1/1 ‘94  Hutang      2.000.000       1/1 ‘95  Hutang        2.000.000
            Bi. bunga     600.000                    Bi. bunga       300.000
                 Kas            2.600.000               Kas                 2.300.000
Bila tdk diketahui nilai tunainya, maka cost aktiva tetap sebesar nilai sekarang (present value) dari total uang yg akan dibayarkan oleh perusahaan.

B. Pertukaran Aktiva Tetap

Dgn surat berharga
 Cost  sebesar :
1. harga pasar surat berharga
2. harga pasar AT yg diperoleh
3. Judgement/ kebijakan manajemen

Example : Perusahaan memperoleh sebidang tanah yg luasnya 1000 m dgn cara menukar 100 lembar saham biasa yg nominalnya Rp100.000. Kurs saat itu 120%.

Jurnal Pencatatannya :
Tanah                                 12.000.000
        Modal saham                                  10.000.000
        Agio saham                                       2.000.000

Seandainya harga saham tdk diketahui, maka digunakan harga pasar tanah (misalnya harga pasar tanah/m= 9500). Maka Jurnal Pencatatannya adl sbb:
Tanah                                 9.500.000
Disagio saham                      500.000
        Modal saham                                  10.000.000
     
Pertukaran dgn Aktiva Tdk Sejenis

Prinsip : - boleh mengakui laba
Cost sebesar :
1. harga pasar aktiva yg diserahkan
2. harga pasar aktiva yg diperoleh
3. Judgement

Example:
Perusahaan memperoleh sebidang tanah seluas 20.000 m dgn cara menukar kendaraan yg dulu costnya 200.000.000. Akumulasi depresiasi adl 60.000.000. Harga pasar kendaraan saat ini 150.000.000.

Jurnal Pencatatannya:
Tanah                            50.000.000
Akumulasi depresiasi      60.000.000
         Kendaraan                                     200.000.000
         Laba pertukaran                             10.000.000

Pertukaran dgn aktiva sejenis

Prinsip     : tdk boleh mengakui laba
Dasar penilaian : nilai buku, maksimal sebesar harga pasar
Kemungkinan :
a. Tdk disertai uang yg diserahkan maupun diterima
    Cost = nilai buku aktiva yg diserahkan
b. Ditambah uang yg diserahkan
    Cost = nilai buku + uang yg diserahkan, maksimal sebesar harga pasar
c. Disertai uang yg diterima
    Cost = nilai buku - bagian nilai buku yg terjual
Adanya uang yg diterima merupakan indikasi bahwa tdk semua aktiva tetap itu ditukar, tetapi ada sebagian yg (dianggap) dijual. Oleh karena itu apabila dalam transaksi ini diperoleh sejumlah laba maka sebagian laba yg diidentifikasikan sebagai nilai aktiva yg terjual harus diakui. Sedangkan bagian laba yg melekat pada aktiva yg ditukar tdk boleh diakui .
Laba yg diakui = uang yg diterima - bagian nilai buku yg terjual
Bagian nilai yg terjual = {uang yg diterima/(uang yg diterima + harga pasar aktiva yg diperoleh } x nilai buku                     

Example :
Perusahaan memperoleh mesin dgn cara menukar mesin lama . Cost mesin lama 20.000.000. Akumulasi depresiasi saat ini 6000.000. Harga pasar mesin baru 15.000.000.
a. Mesin  baru (NB)                         14.000.000
    Akumulasi depresiasi                    6.000.000
                   Mesin lama                                         20.000.000
b. Dalam pertukaran tersebut perusahaan menyerahkan uang tunai 2.000.000.
Mesin   baru                            15.000.000
Akumulasi depresiasi                 6.000.000
   Rugi pertukaran                         1.000.000
                  Mesin lama                                         20.000.000
                  Kas                                                      2.000.000       

c. Dalam pertukaran tersebut perusahaan menerima uang tunai  1.000.000.
Bagian nilai yg terjual =                    1.000.000                x14.000.000
                                                          1.000.000 + 15.000.000               
                                    = 875.000

Cost mesin   = 14.000.000.000 - 875.000 
           =  13.125.000
Laba   =   1.000.000 - 875.000 = 125.000
Mesin baru                       13.125.000
Kas                                   1.000.000
Akumulasi depresiasi          6.000.000
               Mesin lama                  20.000.000
               Laba                                 125.000

C. Donasi/ Hadiah
Cost = harga pasar aktiva saat itu
Perusahaan memperoleh sebidang tanah dari seorang donatur seluas 10.000 m. Harga pasar tanah saat itu 40.000/m.

Jurnal Pencatatannya :
Tanah                             400.000.000
                      Modal donasi                               400.000.000
Bila ada biaya-biaya yg dikeluarkan : didebet dari modal donasi. Misalnya biaya balik nama 4.000.000.
Modal donasi                  4.000.000
         Kas                                        4.000.000

Jadi modal donasi tinggal 396.000.000

D. Dibuat Sendiri
Cost = seluruh biaya yg digunakan dalam rangka membuat aktiva tersebut, sehingga aktiva siap digunakan. Biaya-biaya tersebut adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, & biaya overhead pabrik.

Masalah:
a. Pembebanan BOP ke aktiva tetap yg sedang dibangun
b. Perlakuan terhadap biaya bunga Bila digunakan pinjaman
c. Total biaya pembangunan seandainya dibeli.

Pembebanan BOP
ada 2 cara :
-Cost Incurrence Principles/ Konsep Full Costing
Biaya overhead dibebankan atas dasar tarif
Misalnya BOP dibebankan atas dasar jam kerja langsung 2.000/JKL. JKL yg digunakan 10.000 JKL. Maka BOP yg dibebankan kepada AT sebesar 10.000 x 2.000 = 20.000.000
- Incremental Cost Method
BOP dibebankan sebesar kenaikan dari BOP yg biasanya (Bila perush. tdk membangun AT). Misal BOP rata-rata per th 18.000.000. Dgn adanya pembangunan AT BOP menjadi 40.000.000. Maka BOP yg dibebankan ke AT sebesar 22.000.000.

Pembebanan biaya bunga, dibedakan:
- dikapitalisasi (ditambahkan ke cost AT)
- beban ditangguhkan (deffered charge), bunga diamortisasikan selama umur ekonomis AT tersebut

Selisih biaya Bila dibuat & dibeli
Biaya pembuatan > biaya pembelian  Þ  Cost = seandainya dibeli , selisih dianggap sebagai rugi pembangunan
            Biaya pembuatan < biaya pembelian
         Cost = biaya pembangunan

Selama Memiliki AT
Penggantian / Biaya-biaya selama pemilikan dibedakan menjadi :
1. Yg bersifat rutin & dimaksudkan agar operasi perusahaan normal
Dan dianggap sebagai pengeluaran pendapatan

Biaya pemeliharaan     xx
            Kas                                          xx

2. Reparasi yg tdk rutin & berakibat menaikkan nilai guna aktiva atau umur ekonomis
Dan diperlakukan sebagai pengeluaran modal

a. Yg menambah umur aktiva

Didebet pada rekening akumulasi depresiasi, otomatis nilai buku aktiva tetap naik, tetapi tdk menambah harga perolehan karena nilai kegunaan aktiva tetap tdk berubah.

Example :
Akumulasi depresiasi 10.000.000. Cost mesin 20.000.000, umur ekonomis 4 tahun & nilai residu = 0. Perusahaan mengadakan reparasi sebesar 5.000.000 sehingga umur ekonomis mesin bertambah 3 tahun. Jurnal pencatatannya adl sbb

Akumulasi depresiasi               5.000.000
            Kas                                          5.000.000
Nilai buku mesin  = 15.000.000
Umur ekonomis   = 2 + 3 tahun = 5 tahun
Depr./tahun         = 15.000.000/5
                           =   5.000.000

b. Menambah nilai kegunaan aktiva tetap
Jika menambah cost aktiva tetap, sehingga biaya depresiasi dibebankan sepanjang sisa umur aktiva tetap.
Dari Example di atas, tetapi umur ekonomis tdk bertambah. Jadi nilai kegunaan yg tercermin dalam biaya depresiasi per tahun bertambah. Jurnal atas biaya reparasi adalah :

Aktiva tetap     5.000.000
            Kas                              5.000.000
Depresiasi per tahun = 15.000.000/2       =  7.500.000
31 Des 199x
Biaya depresiasi                              7.500.000
            Akumulasi depresiasi               7.500.000

c. Substitution approach

Jika menambah cost aktiva tetap & penghapusan nilai buku dari komponen yg diganti/ substitution approach

Example:
Perusahaan Angkutan kota  mengganti body bus sebesar 5.000.000. Cost bus 9.000.000 & telah didepresiasi 80%. Diperkirakan cost aktiva tetap yg diganti 40% dari cost bus. Catat kejadian tersebut

Bus                  5.000.000
            Kas                  5.000.000
(utk mencatat ganti body bus)

Akumulasi depresiasi               2.880.000 (80% x 40% x 9.000.000)
Rugi penggantian                                     720.000
            Bus                                                                  3.600.000

Nilai buku ativa tetap yg baru =
Kendaraan                   =  14.000.000 - 3.600.000    =  10.400.000
Akumulasi depresiasi    =    7.200.000 - 2.880.000    =    4.320.000
                                                                                  _____________ _
            Nilai buku AT                                                  6.080.000
Nilai buku tersebut didepresiasikan selama sisa umur aktiva

PENGHENTIAN AKTIVA TETAP


Ada 3 macam penghentian aktiva tetap, yakni

1. Karena habis umur ekonomisnya
Ada 2 kali pencatatan, yakni:
a. Mencatat depresiasi utk periode penghentian
Biaya depresiasi                       xx
                        AD                                           xx

b. Mencatat penghentian aktiva tetap
Akumulasi depresiasi               xx
                        Aktiva tetap                             xx

2. Penjualan aktiva tetap

Apabila timbul selisih antara nilai buku dgn  harga jual aktiva tetap, maka diakui sebagai laba atau rugi penjualan aktiva tetap.
harga jual  >  Nilai buku  (laba)
harga jual  <  Nilai buku (rugi)

Example:
Harga Perolehan mesin     10.000.000
Akum. depresiasi                       8.000.000
Harga jual                          3.000.000
Hitung rugi/laba penjualan tersebut
Nilai buku = 10.000.000 - 8.000.000 = 2.000.000
Harga jual                                      = 3.000.000  _
LABA                                           = 1.000.000

Jurnal yg dibuat utk mencatat penjualan AT
Akum. depresiasi                     8.000.000
Kas                                          3.000.000
            Mesin                                       10.000.000
            Laba penjualan                           1.000.000

3. Pertukaran dgn aktiva tetap sejenis
Perlakuan sama dgn dalam pertukaran aktiva tetap.



D E P L E S I


Deplesi adalah berkurangnya harga perolehan (cost) atau nilai sumber-sumber alam seperti tambang & hutan yg disebabkan oleh pengolahan terhadap sumber-sumber alam tersebut. Perbedaan deplesi & depresiasi :

Depresiasi
-Pengakuan terhadap pengurangan service (manfaat ekonomi)
-Aktiva tetap dpt diganti Bila sudah habis
-Alokasi harga perolehan ke pendapatan periode utk suatu service yg dihasilkan

Deplesi
©       Pengakuan terhadap pengurangan kuantitas  yg terjadi dalam sumber-sumber alam
©       Utk aktiva tetap  yg tdk dpt diganti langsung dgn aktiva tetap yg sama Bila sudah habis
©       Pengakuan terhadap perubahan langsung dari sumber alam menjadi barang yg dpt dijual

Metode Perhitungan Deplesi

3 hal yg harus diperhatikan dalam menghitung deplesi :
a. Harga perolehan AT ( pengeluaran sejak mendpt ijin dari pemerintah sampai sumber alam dpt diambil hasilnya). Harga perolehan meliputi: harga perolehan sumber alam, biaya eksplorasi sumber alam, & biaya pembangunan sumber alam ( Intangible Development Cost)
b. Taksiran nilai sisa Bila sumber alam sudah selesai dieksploitasi
c. Taksiran hasil yg secara ekonomis dpt dieksploitasi



Ada dua macam perhitungan tarif deplesi, yaitu:
a. Tarip tunggal utk keseluruhan biaya yg melekat pada harga perolehan
Biasanya utk barang tambang yg harga perolehannya relatif kecil & perlu biaya pengembangan dalam jangka pendek.


Tarip deplesi =
harga perolehan                                                                                                                         

taksiran jumlah  mineral yg terkandung di dalamnya

b. Tarif deplesi yg berbeda-beda utk setiap komponen biaya yg melekat & terikat pada  harga  perolehan
Ada beberapa tarip deplesi utk satu  aktiva tetap. Misalnya utk harga perolehan ada tarif deplesi sendiri, utk biaya pembangunan ada tarif deplesi tersendiri. Biasanya utk aktiva tetap yg pengembangannya tdk meliputi seluruh aktiva tetap itu sendiri.
Deplesi utk harga perolehan dihitung berdasarkan taksiran keseluruhan  jumlah mineral yg dihasilkan ( tarif = harga perolehan aktiva tetap : taksiran keseluruhan jumlah mineral yg dihasilkan).
Deplesi utk biaya pengembangan dihitung berdasarkan taksiran kuantitas mineral yg telah dikembangkan atau disiapkan utk dieksploitasi.


ASURANSI TERHADAP AKTIVA TETAP

Asuransi : mengalihkan resiko pada pihak lain terhadap kemungkinan rugi karena adanya
musibah yg tdk diharapkan.
Yg akan dihitung adalah besarnya ganti rugi yg akan diterima oleh perusahaan Bila mengalami musibah.

Persyaratan asuransi : 
·         Bukan asuransi bersama : bila timbul musibah, ganti rugi seolah-olah ditanggung semua oleh perusahaan asuransi.
·         Asuransi bersama : Asuransi yg ditanggung bersama antara pihak yg mengasuransi-kan & perusahaan asuransi.

1. BUKAN ASURANSI BERSAMA

Penentuan Ganti Rugi  : dipilih yg lebih rendah antara jml pertanggungan & kerugian riil
Jumlah pertanggungan          : jumlah yg tertulis dalam polis
Kerugian Riil (KR)     : % kerusakan  x  harga pasar aktiva saat terjadi musibah

2. ASURANSI  BERSAMA

Ganti Rugi yg akan diterima sebesar yg lebih rendah antara :
*                    Jumlah pertanggungan
*                    Jumlah kerugian riil
*                    Batas minimum yg dikehendaki (Co Insurance Requirement/ CIR) :
  CIR = Jumlah pertanggungan                    x    kerugian Riil
             % asuransi bersama x harga pasar

Example :
Suatu Perseroan Terbatas mengasuransikan gedung pabrik dgn jumlah pertanggungan Rp 40.000.000,00. Suatu saat gedung terbakar & memusnahkan 60% gedung pabrik. Harga pasar gedung saat itu Rp 60.000.000,00. Hitung ganti rugi yg akan diterima oleh perusahaan.
Jawab :
Jumlah pertanggungan : Rp 40.000.000,00
Kerugian Riil   : 60% x Rp 60.000.000,00  =  Rp 36.000.000,00

Bukan asuransi bersama :
Ganti Rugi yg akan diterima perusahaan : Rp 36.000.000,00

Asuransi bersama 80%
CIR =          40.000.000           x  Rp 36.000.000     =   Rp  30.000.000
            80%x60.000.000
Ganti rugi yg diterima = Rp  30.000.000

Beberapa kemungkinan asuransi
           
1 aktiva, 1 polis
bukan asuransi bersama  Þ  GR = pertimbangkan 2 hal
asuransi bersama  Þ  GR = pertimbangkan 3 hal
Beberapa aktiva, 1 polis
Cara menentukan ganti rugi
·         Alokasikan jumlah pertanggungan ke setiap jenis aktiva, dgn dasar perbandingan harga pasar aktiva.
·         Tentukan asuransi bersama atau bukan

Example :
Perusahaan mengasuransikan gedung pabrik & mesin-mesin dgn jumlah pertanggungan Rp 150.000.000,00. Suatu saat terjadi kebakaran yg mengakibatkan kerusakan mesin 80%, & gedung rusak 50%. Harga pasar mesin Rp 120.000.000,00 & harga pasar gedung Rp 80.000.000,00.
Jawab:
Alokasi jumlah pertanggungan ke aktiva
Jumlah pertanggungan mesin   = 120.000.000    x  150.000.000        = 90.000.000
                                                     200.000.000

Jumlah pertanggungan gedung =    80.000.000      x   150.000.000     = 60.000.000
                                                    200.000.000
Kerugian riil
Mesin     =  80%   x   120.000.000       = 96.000.000
Gedung  = 50%    x     80.000.000       = 40.000.000

Bukan asuransi bersama
Ganti rugi = 90.000.000  +  40.000.000   =  130.000.000

Asuransi bersama
CIR      =              90.000.000          x  96.000.000      = 96.000.000
                   75%  x  120.000.000
CIR      =              60.000.000          x  40.000.000      = 40.000.000
                   75% x 80.000.000
Jumlah ganti rugi = 90.000.000  +  40.000.000           = 130.000.000

1 AKTIVA,  BEBERAPA POLIS

Masing-masing perusahaan asuransi akan mengganti sebesar :

Bukan asuransi bersama
=  Jumlah pertanggungan           x  Kerugian riil
    Total jumlah pertanggungan

Asuransi bersama
= Jumlah pertanggungan                                                                x Kerugian Riil
    Yg lebih tinggi atr  total S pertanggungan dgn  % asr x hg pasar
Example :
Perusahaan mengasuransikan kendaraan kepada perusahaan asuransi A dgn jumlah pertanggungan 100.000.000 ; ke perusahaan asuransi B dgn jumlah pertanggungan 60.000.000 ; & ke perusahaan asuransi C dgn jumlah pertanggungan 40.000.000.
Terjadi musibah yg menyebabkan 60 % kendaraan rusak. Harga pasar kendaraan saat itu 300.000.0000
Kerugian Riil  = 60%  x  300.000.000  = 180.000.000

Bukan assuransi bersama
A =   100.000.000       x  180.000.000  =    90.000.000   Þ  90.000.000
          200.000.000
B =      60.000.000       x  180.000.000  =    54.000.000  Þ   54.000.000
          200.000.000   
C =     40.000.000       x  180.000.000  =     36.000.000   Þ  36.000.000
          200.000.000
Ganti Rugi yg akan diterima =                                        180.000.000

Asuransi bersama 80%
Total pertanggungan   = 200.000.000
% asuransi bersama x harga pasar  =  80%  x  300.000.000  =  240.000.000
A mengganti =   100.000.000   x  180.000.000    =  75.000.000   Þ  75.000.000
                        240.000.000
B mengganti  =    60.000.000     x  180.000.000   =  45.000.000   Þ  45.000.000
                        240.000.000
C mengganti  =    40.000.000    x  180.000.000    =  30.000.000  Þ   30.000.000 
                        240.000.000
Ganti rugi yg diterima =                                                           150.000.000

Jurnal utk mencatat ganti rugi yg diterima :

Utk mencatat kebakaran
Rugi kebakaran                xx
Akumulasi depresiasi     xx
            Aktiva Tetap                xx

Utk mencatat ganti rugi yg diterima
Kas                               xx
            Rugi kebakaran                        xx



PENILAIAN KEMBALI (REVALUASI)

Revaluasi boleh dilakukan apabila :
·         Ada peraturan pemerintah  (Keputusan Menkeu)
·         Perusahaan akan dijual, merger, dilikuidasi
·         Perusahaan akan go publik

Tujuan revaluasi :
·        Agar rugi /laba periodik yg ditentukan melalui proses mempertemukan pendapatan & biaya menggambarkan secara layak tentang hasil usaha perusahaan
·         Agar aktiva tetap menggambarkan nilai yg wajar.


DEPRESIASI TERHADAP AKTIVA YG SUDAH DINILAI KEMBALI

Dasar depresiasi :
a. Cost mula-mula
1/1  ‘92 Cost 80.000.000, umur ekonomis 15 th (baru)
Depr/ th = 80.000.000/15 = 5.333.333
Jurnal :
Biaya depresiasi           5.333.333
            Akm. depr.                  5.333.333
(utk mencatat depresiasi berdasarkan cost yg lama)

Modal PK                    2.666.667
            AD Mo. PK                  2.666.667
(utk mencatat amortisasi modal PK)


b. Berdasarkan Replacement Cost
Biaya depresiasi                       8.000.000
            Akm. depr. aktiva                    5.333.333
            Akm. depr. aktiva PK              2.666.667
(mencatat amortisasi terhadap modal PK)

PENJUALAN TERHADAP AKTIVA YG SUDAH DIREVALUASI

rugi / laba penjualan dihitung berdasar pada cost sebelum dinilai kembali
Ex. : 1 Jan ‘93 aktiva dijual dgn harga Rp 46.000.000


Aktiva
Aktiva PK
Cost
80.000.000
40.000.000
Akm. Depr.
37.333.333
18.666.667

42.666.667
21.333.333



H. jual  = 46.000.000
NB       = 42.666.667
Laba    =  3.333.333
Jurnal
Kas                              46.000.000
Akm. depr.                  37.333.333
Akm. depr. PK             18.666.667
Modal PK                    21.333.333
            Aktiva                          80.000.000
            Aktiva PK                    40.000.000
            laba                                3.333.333

REVALUASI DGN NILAI YG LEBIH RENDAH

Mesin perusahaan dibeli 5 tahun yg lalu.
Cost = 10.000.000  umur ekonomis = 10 th
Saat ini mesin dinilai kembali dgn replacement cost = 8.000.000. Kondisi fisik 60%.
Umur seharusnya =      100        x  5 th  =  12,5  th
                                 100 - 60 
Keterangan
Cost
umur ek.
dipakai
akm. depr.

10.000.000
10 th
5 th
 5.000.000
Kenaikan umur

2,5 th

-1.000.000


12,5 th
5 th
 4.000.000
Penurunan
  2.000.000


-   800.000
Setelah revaluasi
  8.000.000
12,5 th
5 th
 3.200.000

Akumulasi depresiasi   1.800.000
Rugi PK (RE)                   200.000
            Akm. depr. mesin        2.000.000

.
sumber artikel AKTIVA TETAP di atas adalah widi. staff.gunadarma.ac.id

Baca Juga artikel tentang  Laporan Keuangan

Special Thanks to :
1. Allah SWT
2. Pengunjung
3. Pengiklan
Anda sedang membaca artikel tentang Aktiva Tetap dan anda bisa menemukan artikel Aktiva Tetap ini dengan url http://buka-mata.blogspot.com/2012/09/aktiva-tetap.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Aktiva Tetap ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Aktiva Tetap sebagai sumbernya.
The item being reviewed 4 5 24

ARTIKEL TERKAIT:

Aktiva Tetap Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Buka Mata

0 comments:

Posting Komentar