Www.buka-mata.blogspot.co.id adalah blog tentang tips/ cara, beternak/ budidaya dan pendidikan

Ganja

GanjaGanja - Buka Mata."Ganja" (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pd bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yg dpt membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yg berkepanjangan tanpa sebab). Tanaman "ganja" biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana. Tanaman semusim ini tingginya dpt mencapai 2 meter. Berdaun menjari dgn bunga jantan & betina ada di tanaman berbeda (berumah dua). Bunganya kecil-kecil dlm dompolan di ujung ranting."Ganja" hanya tumbuh di pegunungan tropis dgn ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

"Ganja" menjadi simbol budaya hippies yg pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dgn daun ganja yg berbentuk khas. Selain itu "ganja" & opium juga didengungkan sbg simbol perlawanan thd arus globalisme yg dipaksakan negara kapitalis thd negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yg menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif "ganja" untuk melakukan ritual penyembahan dgn cara menghisap hashish melalui pipa chilam/chillum, & dgn meminum bhang. Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tdk terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dgn obat-obatan terlarang jenis lain yg menggunakan bahan-bahan sintetik atau semi sintetik & merusak sel-sel otak, yg sdh sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Di antara pengguna "ganja", beragam efek yg dihasilkan, terutama euforia (rasa gembira) yg berlebihan serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu.

Efek negatif secara umum adalah pengguna akan menjadi malas & otak akan lamban dlm berpikir. Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tdk sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yg mendukung medical marijuana & marijuana pd umumnya. Selain diklaim sbg pereda rasa sakit, & pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker), banyak juga pihak yg menyatakan adanya lonjakan kreativitas dlm berpikir serta dlm berkarya (terutama pd para seniman & musisi).

Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreativitas), juga dipengaruhi oleh jenis "ganja" yg digunakan. Salah satu jenis "ganja" yg dianggap membantu kreativitas adalah hasil silangan modern "Cannabis indica" yg berasal dari India dgn "Cannabis sativa" dari Barat. Jenis "ganja" silangan inilah yg tumbuh di Indonesia.

Efek dan yg dihasilkan juga beragam thd setiap individu. Segolongan tertentu ada yg merasakan efek yg membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yg menjadi aktif, terutama dlm berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yg dihasilkan metamfetamin). "Ganja", hingga detik ini, tdk pernah terbukti sbg penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sbg tanaman luar biasa, di mana hampir semua unsur yg ada padanya dpt dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang & berbeda dgn efek yg dihasilkan oleh obat-obatan terlarang & alkohol, yg menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, & bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu.

Dlm penelitian ilmiah dgn metode systematic review yg membandingkan efektifitas "ganja" sbg obat antiemetic didapatkan hasil "ganja" memang efektif sbg obat antiemetic dibanding prochlorperazine, metoclopramide, chlorpromazine, thiethylperazine, haloperidol, domperidone, atau alizapride, tetapi pengunaannya sangat dibatasi dosisnya, karena sejumlah pasien mengalami gejala efek psikotropika dari "ganja" yg sangat berbahaya seperti pusing, depresi, halusinasi, paranoia, & juga arterial hypotension

Tumbuhan "ganja" telah dikenal manusia sejak lama & digunakan sbg bahan pembuat kantung karena serat yg dihasilkannya kuat. Biji "ganja" juga digunakan sbg sumber minyak. Namun demikian, karena "ganja" juga dikenal sbg sumber narkotika & kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini & di banyak tempat disalahgunakan. Di sejumlah negara penanaman "ganja" sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman "ganja" diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yg ditanam harus mengandung bahan narkotika yg sangat rendah atau tdk ada sama sekali. Sblm ada larangan ketat thd penanaman "ganja", di Aceh daun "ganja" menjadi komponen sayur & umum disajikan. Bagi penggunanya, daun "ganja" kering dibakar & dihisap seperti rokok, & bisa juga dihisap dgn alat khusus bertabung yg disebut bong.

Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sdh mulai membudidayakannya dlm rumah kaca. Di Indonesia, "ganja" dibudidayakan secara ilegal di Provinsi Aceh. Biasanya "ganja" ditanam pd awal musim penghujan, menjelang kemarau sdh bisa dipanen hasilnya.
Hasil panen "ganja" berupa daun beriut ranting & bunga serta buahnya berupa biji-biji kecil. Campuran daun, ranting, bunga, & buah yg telah dikeringkan inilah yg biasa dilinting menjadi rokok mariyuana. Kalau bunga betinanya diekstrak, akan dihasilkan damar pekat yg disebut hasyis. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja)
Special Thanks to :
1. Allah SWT
2. Pengunjung
3. Pengiklan
Anda sedang membaca artikel tentang Ganja dan anda bisa menemukan artikel Ganja ini dengan url http://buka-mata.blogspot.com/2012/06/ganja.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Ganja ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Ganja sebagai sumbernya.
The item being reviewed 4 5 24

ARTIKEL TERKAIT:

Ganja Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Buka Mata

0 comments:

Posting Komentar